Tugas ini merupakan refleksi kritis terhadap tantangan harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka negara kesatuan Indonesia. Dengan menelaah aspek yuridis dan politis yang memicu tumpang tindih regulasi serta konflik kepentingan, esai ini menunjukkan dampak ketidaksinkronan kebijakan terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Penulis menegaskan pentingnya pendekatan dialogis dan kolaboratif sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan antara otonomi daerah dan kepentingan nasional
45_Kyla Nisrina Khairunnisa_REFLEKSI TANTANGAN HARMONISASI KEBIJAKAN PUSAT DAN DAERAH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar